Cara Menulis Judul Iklan Yang Menggoda

Cara Menulis Judul Iklan Yang Menggoda

CARA MENULIS JUDUL IKLAN YANG MENGGODA

Cara Menulis Judul Iklan Yang Menggoda

Cara Menulis Judul Iklan Yang Menggoda

Kali ini saya ingin menunjukkan 3 cara mudah menulis judul iklan,
atau apapun yang bersifat promosi…
Karena Anda tahu, judul adalah pemicu yang menarik konsumen
untuk membaca iklan Anda.
Jika judul gagal menggoda konsumen, mereka enggan membaca
iklan Anda… dan mereka yang tidak membaca iklan mustahil membeli
produk Anda. Sesederhana itu.
Baik….
Berikut ini ada Tiga rumus menulis judul berikut sangat ampuh. Setelah
mengetahuinya, hanya dalam 10 menit saya jamin Anda selesai
menulis 3 – 5 alternatif judul promosi Anda berikutnya..

Benarkah semudah itu?
Ya!
Tiga rumus berikut sangat sederhana. Para copywriter sejak era prainternet

sampai jaman now terus menggunakannya, karena cepat
menghasilkan judul yang kuat – Apalagi saat mereka tengah diuber
deadlline.
Mari saya tunjukkan :

Rumus Judul #1. Gunakan kata BAHKAN JIKA
Apakah produk/jasa Anda menawarkan sesuatu yang lebih diatas
pesaing ?
Saya percaya Anda punya itu.
Misalnya Anda menawarkan jasa kredit cepat. Tanpa proses
birokrasi, dana lansung cair hari itu juga.

Dan nilai lebih jasa Anda ketimbang pesaing adalah : Kreditur tidak
perlu menjaminkan BPKB kendaraan, sertifkat tanah atau bentuk
agunan lain.

Maka alih-alih menulis judul :
“Menyediakan Jasa Kredit Tanpa Agunan. Pinjaman Lansung Cair
Hari ini”
Anda memilih menggunakan rumus judul BAHKAN JIKA…
Dan hasilnya akan terlihat seperti contoh berikut :
“Dapatkan Dana Tunai Sekarang Tanpa Proses Birokrasi (Bahkan
Jika Anda Tak Punya Agunan Untuk Dijaminkan)”

 

Perhatikan…
Penggunaan kata BAHKAN JIKA mengubah keunggulan ‘tanpa
agunan’ menjadi lebih bertenaga.

Berikut 2 contoh lain :

“Cara Cepat Hamil (Bahkan Jika Dokter Obgyn Telah Memvonis
Anda Mandul)”
“Rahasia Tahan Lama Di Ranjang (Bahkan Jika Anda Berumur
Diatas 50 Tahun)”

Rumus Judul #2. Gunakan kata TANPA
Sama seperti rumus #1, Anda menawarkan solusi atau manfaat
utama produk Anda.
Kemudian baris kedua menjawab keberatan, sangkalan, pertanyaan,
atau keraguan terbesar konsumen.
Dan diantara keduanya Anda mengimbuhkan kata TANPA.

 

Mengapa ini efektif ?

Mari kita akui, konsumen makin skeptis terhadap segala jenis
promosi.
Respon pertama konsumen ketika Anda menawarkan solusi pastilah
keraguan :
Apakah ini cocok buat saya ? Bukankah ini terlalu mahal ketimbang
manfaatnya ? Ah, ini hanya untuk anak muda ? Paling disuruh diet
ketat ? Dsb…
Nah, kehadiran kata TANPA yang bermakna “Meniadakan” diikuti
jawaban atas keberatan konsumen, otomatis menghalau pergi keraguan
konsumen tepat ketika itu muncul dibenak mereka.

Berikut contohnya :

“Miliki Body Selansing Miss Universe Hanya Dalam 30 Hari
(Tanpa Harus Menyiksa Diri Dengan Diet Ketat & Olahraga)”
“Cara Cepat Menggemukkan Ayam Dalam 30 Hari Siap Potong –
Tanpa Pakan Tambahan & Injeksi Obat Kimiawi”
“Pelampung SwimSwim : Solusi Mengajar Anak Berenang Sendiri
(Tanpa Khawatir Mereka Tenggelam)”

Rumus Judul #3. Gunakan kata DAN
Aha! Formula judul favorit para copywriter.
Anda cukup memilih 2 keunggulan produk (atau penawaran) paling
menonjol, lalu gunakan kata DAN untuk menghubungkan keduanya.

Berikut contohnya :
“Ikuti Bimbel 30 Hari Penuh + 5 X Try Out Dengan Biaya Cuma
Rp 100 Ribu (Dan jaminan Lulus UMPTN atau Uang Anda
Kembali)”
“Dapatkan Paket Tur 2D/3N di Bali Hanya Dengan Rp 500 Ribu
(Dan Anda Masih Bisa Menikmati Fasilitas Deluxe Room + Private
Car)”
“Cara Alami Menurunkan Berat Badan 10 Kg Dalam 2 Minggu –
Dan Anda Masih Bisa Makan Sepuasnya”.

Catatan :
Rumus ini efektif ketika Anda memasukkan penawaran yang tidak
disangka-sangka, atau melebihi ekspektasi konsumen – Cermati
kembali contoh diatas.
Selanjutnya…

Saya tahu, Anda bertanya-tanya mengapa saya menggunakan
tanda kurung atau tanda pisah pada judul
FYI, Anda boleh memakai bergantian tanda kurung & tanda pisah
berupa garis datar horizontal ‘ – ‘. karena fungsi & efektifitasnya
sama.

Jadi apa manfaatnya ?
Pertama, secara visual, tanda kurung & tanda pisah menarik
perhatian (sepanjang contoh tadi, tanpa sadar Anda tertarik
kedalamnya, bukan ?)
Kedua, tanpa tanda kurung & tanda pisah, judul panjang tidak
menyisakan ruang bernafas bagi pembaca. Kehadiran tanda kurung
berarti memotong kedua inti kalimat. Jadi ada jeda bernafas disana.
Ketiga, tanda kurung memberi sinyal kepada pembaca bahwa ada
tambahan, informasi baru atau kejutan, lebih dari yang telah mereka
dapatkan pada kalimat pertama.
Jika Anda meniadakan tanda kurung atau tanda pisah, maka efeknya
tidak sama lagi.

Lihat…
Betapa mudah menulis judul setelah Anda tahu rumusnya, benar ?
Omong-omong, perhatikan kembali judul Ebook ini.
Apakah Anda melihat saya menggunakan trik ini dalam penulisan
judul ?
Sekarang Giliran anda untuk mempraktekkannya ya….

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!